<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Buku tentang Kota &#38; Wilayah</title>
	<atom:link href="http://bukukotawilayah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bukukotawilayah.wordpress.com</link>
	<description>dan yang terkait dengannya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jun 2011 08:15:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bukukotawilayah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Buku tentang Kota &#38; Wilayah</title>
		<link>http://bukukotawilayah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bukukotawilayah.wordpress.com/osd.xml" title="Buku tentang Kota &#38; Wilayah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bukukotawilayah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>The Complete Handbook of Architecture</title>
		<link>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/06/17/the-complete-handbook-of-architecture/</link>
		<comments>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/06/17/the-complete-handbook-of-architecture/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 13:49:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[arsitektur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukukotawilayah.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Patrick Nuttgens dengan Richard Weston Penerbit: Bounty Books, UK Cetakan: 2009 (Cetak ulang 1983, 1986. Edisi revisi 1992. Terbit pertama kali di Great Britain: 2006) Tebal: 208 halaman The Complete Handbook of Architecture berisi sejarah perkembangan arsitektur dari permukiman pertama sampai dengan tahun 2000-an di berbagai belahan dunia. Sejarah arsitektur bangunan berkaitan dengan sejarah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukukotawilayah.wordpress.com&amp;blog=12051199&amp;post=46&amp;subd=bukukotawilayah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/06/architecture.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-47" title="architecture" src="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/06/architecture.jpg?w=91&#038;h=150" alt="" width="91" height="150" /></a></p>
<p>Penulis: Patrick Nuttgens dengan Richard Weston<br />
Penerbit: Bounty Books, UK<br />
Cetakan: 2009 (Cetak ulang 1983, 1986. Edisi revisi 1992. Terbit pertama kali di Great Britain: 2006)<br />
Tebal: 208 halaman</p>
<p><em><strong>The Complete Handbook of Architecture</strong></em> berisi sejarah perkembangan arsitektur dari permukiman pertama sampai dengan tahun 2000-an di berbagai belahan dunia. Sejarah arsitektur bangunan berkaitan dengan sejarah umat manusia atau sejarah dunia. Agama dan kepercayaan, penguasaan suatu bangsa atas bangsa lain, perkembangan teknologi, perkembangan pemikiran manusia, mempengaruhi arsitektur bangunan.</p>
<p>Sejak tahun 7000 SM pemburu dan pengumpul makanan membangun desa-desa di pinggiran bukit Anatolia dan Pegunungan Zagros. Pada akhir milenium ke-6 SM, di dataran rendah dan perbukitan, tanaman pangan sudah dikembangkan dalam skala besar. Agama berpusat pada dewa-dewa kesuburan dan peristiwa pemakaman. Bangunan-bangunan penting pada umumnya adalah bangunan-bangunan keagamaan seperti tempat pemujaan (kuil) dan gereja selain bangunan sekuler seperti pasar dan bangunan pemerintahan. Pada milenium ke-4 (SM?) muncul bangunan umum pertama: kuil dari bata yang dikeringkan dengan sinar matahari, yang dihiasi dengan mosaik dan mural (di Mesopotamia?).</p>
<p>Buku ini mengulas arsitektur bangunan di wilayah yang terkait dalam periode berikut:</p>
<ul>
<li>Peradaban pertama</li>
<li>Mesir Kuno</li>
<li>Yunani Kuno</li>
<li>Romawi</li>
<li>Asia Selatan: Hindu, Budha, dan gaya Jain</li>
<li>Cina dan Jepang: arsitektur kayu tradisional</li>
<li>Amerika pra-Hispanik: peradaban awal di Amerika Tengah dan Selatan</li>
<li>Kristian awal dan gaya Bizantin</li>
<li>Islam: arsitektur dunia Muslim</li>
<li>Romanesque</li>
<li>Gothic</li>
<li>Renaisans Itali</li>
<li>Penyebaran Renaisans</li>
<li>Baroque dan Neo-Classic</li>
<li>Abad ke-19</li>
<li>Pergantian abad</li>
<li>Modern</li>
<li>Post-Modern</li>
<li>Pluralisme Kontemporer.</li>
</ul>
<p>Adakah bangunan di Indonesia yang dibahas di buku ini? Ada, yaitu Borobudur (ditulis Barabudur), sebuah candi-gunung yang dibangun di awal abad ke-8 sampai abad ke-10. Dikatakan, Candi Borobudur bergaya Hindu India dengan asimilasi bentuk agama Budha seperti stupa yang dibangun di dataran di tengahnya.</p>
<p>Buku ini mendokumentasikan berbagai bangunan penting yang pernah dibangun umat manusia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukukotawilayah.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukukotawilayah.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukukotawilayah.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukukotawilayah.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bukukotawilayah.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bukukotawilayah.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bukukotawilayah.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bukukotawilayah.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukukotawilayah.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukukotawilayah.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukukotawilayah.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukukotawilayah.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukukotawilayah.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukukotawilayah.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukukotawilayah.wordpress.com&amp;blog=12051199&amp;post=46&amp;subd=bukukotawilayah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/06/17/the-complete-handbook-of-architecture/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b70db96c4e4968696971dfea75f8d3?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/06/architecture.jpg?w=91" medium="image">
			<media:title type="html">architecture</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pedoman Sederhana Pembangunan Prasarana Jalan dan Jembatan untuk Pedesaan</title>
		<link>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/06/16/pedoman-sederhana-pembangunan-prasarana-jalan-dan-jembatan-untuk-pedesaan/</link>
		<comments>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/06/16/pedoman-sederhana-pembangunan-prasarana-jalan-dan-jembatan-untuk-pedesaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 15:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metoda]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[metoda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukukotawilayah.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Penyusun: Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan Balitbang PU Editor: Pusat Litbang Jalan Balitbang PU Penerbit: PT. Mediatama Saptakarya Cetakan: ketiga (2007) Tebal: 208 halaman Buku Pedoman Sederhana Pembangunan Prasarana Jalan Dan Jembatan Untuk Pedesaan ini terdiri dari 3 jilid, yaitu: 1. Jilid II A : Konstruksi Jalan 2. Jilid II B : Konstruksi Jembatan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukukotawilayah.wordpress.com&amp;blog=12051199&amp;post=32&amp;subd=bukukotawilayah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/06/jalan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-33" title="jalan" src="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/06/jalan.jpg?w=103&#038;h=150" alt="" width="103" height="150" /></a></p>
<p>Penyusun: Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan Balitbang PU<br />
Editor: Pusat Litbang Jalan Balitbang PU<br />
Penerbit: PT. Mediatama Saptakarya<br />
Cetakan: ketiga (2007)<br />
Tebal: 208 halaman</p>
<p>Buku <strong>Pedoman Sederhana Pembangunan Prasarana Jalan Dan Jembatan Untuk Pedesaan</strong> ini terdiri dari 3 jilid, yaitu:<br />
1. Jilid II A	:	Konstruksi Jalan<br />
2. Jilid II B	:	Konstruksi Jembatan dan Bangunan Pelengkap Jalan<br />
3. Jilid II C	:	Geometrik Jalan.<br />
Buku jilid I adalah mengenai bidang pengairan dan jilid III mengenai permukiman, bidang Cipta Karya.</p>
<p>Uraian pada pedoman ini dilengkapi dengan gambar-gambar yang jelas dan lumayan detail.</p>
<p><strong>JALAN</strong></p>
<p>Jenis konstruksi jalan (pedesaan) meliputi:<br />
1. Jalan tanah;<br />
2. Jalan diperkeras:</p>
<ul>
<li>jalan kerikil;</li>
<li>jalan Telford;</li>
<li>jalan distabilisasi</li>
</ul>
<p>3. Jalan aspal.</p>
<p>Uraian mengenai pekerjaan konstruksi meliputi sketsa konstruksi, bahan, peralatan, cara kerja, dan penjelasan tambahan jika perlu.</p>
<p><strong>Saluran Samping</strong><br />
Bentuk saluran samping:<br />
1. Bentuk trapesium:</p>
<ul>
<li>dinding saluran tidak dilapis;</li>
<li>dinding saluran dilapis bambu/kayu;</li>
<li>dinding saluran dilapis batu kosong;</li>
</ul>
<p>2. Bentuk &#8220;V&#8221;:</p>
<ul>
<li>dinding saluran tidak dilapis;</li>
<li>dinding saluran dilapis batu kosong.</li>
</ul>
<p>Sama halnya dengan uraian mengenai jalan, uraian mengenai saluran samping meliputi sketsa, bahan, peralatan, dan cara kerja.</p>
<p><strong>Bangunan Pelengkap</strong><br />
Bangunan pelengkap meliputi gorong-gorong dan penahan lereng jalan.</p>
<p><strong>Pemeliharaan Jalan</strong><br />
Pemeliharaan jalan dimaksudkan untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang mungkin terjadi di jalur lalu lintas, bahu jalan, saluran samping, gorong-gorong, ataupun lereng jalan. Pedoman ini menjelaskan bahan, peralatan, dan cara kerja dalam pemeliharaan jalan sesuai kerusakan yang terjadi.</p>
<p>Jenis kerusakan pada jalan tanah dan jalan diperkeras meliputi:</p>
<ul>
<li>alur (bekas jejak roda);</li>
<li>gelombang;</li>
<li>lubang.</li>
</ul>
<p>Jenis kerusakan pada jalan beraspal meliputi:</p>
<ul>
<li>retak rambut dan retak kulit buaya;</li>
<li>alur;</li>
<li>gelombang;</li>
<li>lubang;</li>
<li>ambles;</li>
<li>jembul.</li>
</ul>
<p>Jenis kerusakan pada bahu jalan meliputi:</p>
<ul>
<li>bahu lebih tinggi dari permukaan jalan;</li>
<li>bahu lebih rendah dari permukaan jalan;</li>
<li>rumput-rumputan;</li>
<li>alur.</li>
</ul>
<p>Jenis kerusakan gorong-gorong meliputi:</p>
<ul>
<li>perubahan penampang;</li>
<li>pengendapan/penyumbatan.</li>
</ul>
<p>Jenis kerusakan lereng jalan meliputi:</p>
<ul>
<li>alur;</li>
<li>longsor.</li>
</ul>
<p><strong>JEMBATAN</strong><br />
Empat jenis jembatan yang dibahas dalam pedoman adalah:<br />
1. Jembatan bambu;<br />
2. Jembatan kayu;<br />
3. Jembatan gantung pejalan kaki;<br />
4. Jembatan pelimpas.</p>
<p><strong>GEOMETRIK JALAN</strong><br />
Geometrik jalan adalah <em>bentuk dari potongan melintang dan memanjang suatu alur jalan yang mempunyai lebar jalan dan bahu jalan tertentu dan dapat dilalui oleh kendaraan rencana</em>.</p>
<p>Alur jalan adalah <em>bagian jalan yang terdiri dari permukaan jalan yang diperkeras, bahu jalan, dan saluran samping</em>.</p>
<p>Petunjuk untuk menentukan alur atau alinyemen jalan, potongan melintang jalan (lebar jalan, bahu jalan, tikungan), serta kemiringan memanjang dan melintang, dilengkapi dengan gambar-gambar.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukukotawilayah.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukukotawilayah.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukukotawilayah.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukukotawilayah.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bukukotawilayah.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bukukotawilayah.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bukukotawilayah.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bukukotawilayah.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukukotawilayah.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukukotawilayah.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukukotawilayah.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukukotawilayah.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukukotawilayah.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukukotawilayah.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukukotawilayah.wordpress.com&amp;blog=12051199&amp;post=32&amp;subd=bukukotawilayah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/06/16/pedoman-sederhana-pembangunan-prasarana-jalan-dan-jembatan-untuk-pedesaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b70db96c4e4968696971dfea75f8d3?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/06/jalan.jpg?w=103" medium="image">
			<media:title type="html">jalan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahan Galian Industri</title>
		<link>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/05/16/bahan-galian-industri/</link>
		<comments>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/05/16/bahan-galian-industri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 09:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[sumberdaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukukotawilayah.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Prof. Ir. Sukandarrumidi, MSc., PhD. Penerbit: Gadjah Mada University Press Cetakan: kedua, September 2004 (cetakan pertama: Maret 1998) Tebal: xiii + 272 halaman Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1980 tentang Penggolongan Bahan-Bahan Galian, bahan galian dibagi menjadi 3 golongan, yaitu: a. Bahan galian yang strategis: minyak bumi, bitumen cair, lilin beku, gas alam; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukukotawilayah.wordpress.com&amp;blog=12051199&amp;post=20&amp;subd=bukukotawilayah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/05/bahangalian2.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-29" title="BahanGalian" src="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/05/bahangalian2.jpg?w=105&#038;h=150" alt="" width="105" height="150" /></a>Penulis: Prof. Ir. Sukandarrumidi, MSc., PhD.<br />
Penerbit: Gadjah Mada University Press<br />
Cetakan: kedua, September 2004 (cetakan pertama: Maret 1998)<br />
Tebal: xiii + 272 halaman</p>
<p>Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1980 tentang Penggolongan Bahan-Bahan Galian, bahan galian dibagi menjadi 3 golongan, yaitu:</p>
<p>a. Bahan galian yang strategis:</p>
<ul>
<li>minyak bumi, bitumen cair, lilin beku, gas alam;</li>
<li>bitumen padat, aspal;</li>
<li>antrasit, batubara, batubara muda;</li>
<li>uranium, radium, thorium, dan bahan-bahan galian radioaktif lainnya;</li>
<li>nikel, kobalt;</li>
<li>timah.</li>
</ul>
<p>b. Bahan galian yang vital:</p>
<ul>
<li>besi, mangan, molibden, khrom, wolfram, vanadium, titan;</li>
<li>bauksit, tembaga, timbal, seng;</li>
<li>emas, platina, perak, air raksa, intan;</li>
<li>arsin, antimon, bismut;</li>
<li>yttrium, rhutenium, cerium, dan logam-logam langka lainnya;</li>
<li>berillium, korundum, zirkon, kristal kwarsa;</li>
<li>kriolit, fluorpar, barit;</li>
<li>yodium, brom, khlor, belerang.</li>
</ul>
<p>c. Bahan galian yang tidak termasuk golongan a atau b:</p>
<ul>
<li>nitrat, nitrit, fosfat, garam batu (halit);</li>
<li>asbes, talk, mika, grafit, magnesit;</li>
<li>yarosit, leusit, tawas (alum), oker;</li>
<li>batu permata, batu setengah permata;</li>
<li>pasir kwarsa, kaolin, feldspar, gips, bentonit;</li>
<li>batu apung, tras, obsidian, perlit, tanah diatome, tanah serap (fullers earth);</li>
<li>marmer, batu tulis;</li>
<li>batu kapur, dolomit, kalsit;</li>
<li>granit, andesit, basal, trakhit, tanah liat, dan pasir sepanjang tidak mengandung unsur-unsur mineral golongan a maupun golongan b dalam jumlah yang berarti ditinjau dari segi ekonomi pertambangan.</li>
</ul>
<p>Sumber daya (<em>resources</em>) terdiri dari sumber daya yang diketahui dan sumber daya yang belum ditemukan. Sumber daya dibedakan menjadi sumber daya tingkat spekulatif dan sumber daya tingkat hipotetis.</p>
<p>Cadangan (<em>reserve</em>) dibedakan menjadi:</p>
<ul>
<li>cadangan hipotetik;</li>
<li>cadangan tereka;</li>
<li>cadangan terindikasi;</li>
<li>cadangan terukur.</li>
</ul>
<p>Di samping itu, perhitungan cadangan bahan galian dibagi ke dalam:</p>
<ul>
<li>cadangan di tempat;</li>
<li>cadangan dapat ditambang;</li>
<li>cadangan dapat dijual.</li>
</ul>
<p>Bahan galian dikelompokkan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Bahan galian yang berkaitan dengan batuan sedimen;</li>
<li>Bahan galian yang berkaitan dengan batuan gunung api;</li>
<li>Bahan galian yang berkaitan dengan intrusi plutonik batuan asam dan ultra basa;</li>
<li>Bahan galian yang berkaitan dengan endapan residu dan endapan letakan;</li>
<li>Bahan galian industri yang berkaitan dengan proses ubahan hidrotermal;</li>
<li>Bahan galian industri yang berkaitan dengan batuan metamorf.</li>
</ol>
<p>Uraian mengenai setiap jenis bahan galian dilengkapi dengan tempat ditemukan, teknik penambangan, dan pengolahan dan pemanfaatan.</p>
<p>Di samping itu, diuraikan mengenai perusahaan pertambangan, teknik eksplorasi dan eksploitasi, keselamatan kerja, dan strategi pengeoloaan sumber daya mineral.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukukotawilayah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukukotawilayah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukukotawilayah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukukotawilayah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bukukotawilayah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bukukotawilayah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bukukotawilayah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bukukotawilayah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukukotawilayah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukukotawilayah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukukotawilayah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukukotawilayah.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukukotawilayah.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukukotawilayah.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukukotawilayah.wordpress.com&amp;blog=12051199&amp;post=20&amp;subd=bukukotawilayah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/05/16/bahan-galian-industri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b70db96c4e4968696971dfea75f8d3?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/05/bahangalian2.jpg?w=105" medium="image">
			<media:title type="html">BahanGalian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Evaluasi Kesesuaian Lahan &amp; Perencanaan Tataguna Lahan</title>
		<link>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/02/18/evaluasi-kesesuaian/</link>
		<comments>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/02/18/evaluasi-kesesuaian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 18:36:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metoda]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[lahan]]></category>
		<category><![CDATA[metoda]]></category>
		<category><![CDATA[sumberdaya]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Sarwono Hardjowigeno &#38; Widiatmaka Penerbit: Gadjah Mada University Press Cetakan: pertama, September 2007 Tebal: xx + 352 halaman Sebagaimana disebutkan di dalam Kata Pengantar, buku ini merupakan buku pegangan wajib mahasiswa di Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB. Oleh sebab itu, titik berat evaluasi kesesuaian lahan adalah pada kondisi tanah (soil) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukukotawilayah.wordpress.com&amp;blog=12051199&amp;post=1&amp;subd=bukukotawilayah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/02/evlahan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6" title="EvLahan" src="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/02/evlahan.jpg?w=211&#038;h=300" alt="" width="211" height="300" /></a>Penulis: Sarwono Hardjowigeno &amp; Widiatmaka<br />
Penerbit: Gadjah Mada University Press<br />
Cetakan: pertama, September 2007<br />
Tebal: xx + 352 halaman</p>
<p>Sebagaimana disebutkan di dalam Kata Pengantar, buku ini merupakan buku pegangan wajib mahasiswa di Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB. Oleh sebab itu, titik berat evaluasi kesesuaian lahan adalah pada kondisi tanah (<em>soil</em>) dan untuk kepentingan pertanian.</p>
<p>Pada buku ini dibahas mengenai survei pemetaan tanah di Indonesia, metoda evaluasi kesesuaian lahan di Indonesia, evaluasi kesesuaian lahan yang lebih detail untuk pertanian dan kehutanan, permukiman dan bangunan, dan pariwisata, serta perencanaan tataguna lahan.</p>
<p>Pada bab mengenai survei dan pemetaan tanah disebutkan beberapa jenis peta tanah di Indonesia. Yang paling menonjol adalah pembuatan peta tanah tinjau (1 : 250.000) melalui RePPProt (<em>Regional Physical Planning Program for Transmigration</em>) pada Pelita IV (1984-1989) dan LERP (<em>Land Resource Evaluation and Planning</em>)  pada tahun 1993-1997 (akhir Pelita V/awal Pelita VI) lebih dari 10 tahun sampai lebih dari 25 tahun yang lalu. Selain itu, diuraikan mengenai permasalahan pada survei tanah dan evaluasi lahan di Indonesia, seperti pengklasifikasian tanah atau taksonomi tanah yang dipakai, faktor-faktor yang dinilai pada evaluasi lahan, ataupun perbedaan sistem klasifikasi kesesuaian lahan. Sistem klasifikasi kesesuaian lahan ada yang menggunakan kelas S(sesuai)1, S2, S3, N(tidak sesuai)1, N2; kelas S1, S2, S3, S4, N1, N2; atau kelas I-VIII.</p>
<p>Kemampuan lahan menurut sistem <em>United States Department of Agriculture</em> (USDA) membagi kemampuan lahan ke dalam kelas I-VIII dengan semakin banyak kelas berarti hambatan meningkat dan pilihan penggunaan lahan berkurang. Tekstur tanah diklasifikasikan ke dalam 12 kelas dengan pengelompokan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>halus: liat berdebu, liat;</li>
<li>agak halus: liat berpasir, lempung liat berdebu, lempung berliat, lempung liat berpasir;</li>
<li>sedang: debu, lempung berdebu, lempung;</li>
<li>agak kasar: lempung berpasir;</li>
<li>kasar: pasir berlempung, pasir.</li>
</ul>
<p>Kemampuan lahan menurut sistem FAO terbagi ke dalam kategori ordo, kelas, subkelas, unit. Pada tingkat ordo dikenal 2 ordo, yaitu S (sesuai) dan N (tidak sesuai). Pada tingkat kelas, terdapat klasifikasi berikut:</p>
<ul>
<li>S1: sangat sesuai;</li>
<li>S2: cukup sesuai;</li>
<li>S3: sesuai marginal;</li>
<li>N1: tidak sesuai pada saat ini;</li>
<li>N2: tidak sesuai selamanya.</li>
</ul>
<p>Sedangkan pada tingkat subkelas dan unit, dituliskan jenis pembatasnya.</p>
<p>Pada tataguna hutan kesepakatan, diuraikan mengenai faktor fisik lingkungan (lereng, kepekaan tanah terhadap erosi, intensitas hujan harian), nilainya, dan jumlah nilai skoring (misal nilai sama dengan atau lebih dari 175 untuk hutan lindung).</p>
<p>Evaluasi kesesuaian lahan untuk permukiman dan bangunan terbatas untuk bangunan permanen tiga tingkat, septic tank, jalan, dan penimbunan sampah, serta pariwisata.</p>
<p>Bagian akhir mengenai perencanaan tataguna lahan dibahas menurut Badan Pertanahan Nasional, FAO, dan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Sayangnya uraian mengenai UU Nomor 26 Tahun 2007 masih berisi uraian UU Nomor 24 Tahun 1992, belum diperbarui dengan UU yang baru.</p>
<p>Secara keseluruhan, buku ini sangat informatif mengenai aspek tanah (<em>soil</em>) dan aplikasi ilmu tanah pada evaluasi kesesuaian lahan untuk kegiatan pembangunan, khususnya pertanian dan kehutanan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bukukotawilayah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bukukotawilayah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bukukotawilayah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bukukotawilayah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bukukotawilayah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bukukotawilayah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bukukotawilayah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bukukotawilayah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bukukotawilayah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bukukotawilayah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bukukotawilayah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bukukotawilayah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bukukotawilayah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bukukotawilayah.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bukukotawilayah.wordpress.com&amp;blog=12051199&amp;post=1&amp;subd=bukukotawilayah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukukotawilayah.wordpress.com/2010/02/18/evaluasi-kesesuaian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6b70db96c4e4968696971dfea75f8d3?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bukukotawilayah.files.wordpress.com/2010/02/evlahan.jpg?w=211" medium="image">
			<media:title type="html">EvLahan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
